Polikarpus dilahirkan sekitar tahun 69, Dia adalah uskup di jemaat Smirna, Asia Kecil pada pertengahan abad kedua. Menurut Ireneus (Murid Polycarpus), Polikarpus adalah murid rasul Yohanes. Polycarpus sering kali mengucapkan (mengulangi) perkataan dari Rasul Yohanes dan Murid2 Yesus yang lain dan menceritakan Mujizat2 Yang Dia dengar secara langsung dari Para Murid maupun saksi hidup yang lain. Polikarpus memberi kesaksian kepada Irenius bahwa penulisan Kitab Wahyu dilakukan oleh Rasul Yohanes pada masa mendekati akhir pemerintahan Domitianus selaku kaisar Romawi (81-96 M). Dan pengetahuan ini dituliskan Ireneus (dalam suratnya) yang menjelaskan bahwa Polikarpus telah berbicara tentang Rasul Yohanes yang menulis kitab Wahyu (Reff: McDonald & Sanders, The Canon Debate, 2002, p. 277)
Dalam sebuah suratnya, “The Letter of Polycarp to the Philippians” Dia (Polycarpus) mendesak orang-orang Filipi untuk mempelajari surat-surat Paulus agar mereka bertumbuh dalam iman mereka, bahkan mengutip Surat-surat Pastoral Paulus dan keempat Kitab Injil kanonik. Pada tahun 154 Polikarpus pergi ke Roma untuk menyelesaikan pertikaian tentang perayaan Paskah dengan jemaat Roma. Polikarpus diterima dengan hormat oleh Anicetus, Uskup Roma. Polikarpus memperoleh persetujuan dari Anicetus bahwa jemaat jemaat di Asia Kecil boleh meneruskan kebiasaan mereka dalam merayakan Paskah pada 14 bulan Nissan.
Sebuah surat berupa catatan sejarah dari gereja di Smyrrna yang menceritakan peristiwa kematian Polycarp menunjukkan bahwa dia meninggal c. 155/156, tidak berselang lama setelah kunjungan Polycarpus ke Roma.
Salah satu surat Polycarpus dapat di lihat di http://www.textexcavation.com/greekpolycarp.html
Sumber :
http://www.textexcavation.com/greekpolycarp.html
http://www.earlychristianwritings.com/polycarp.html
http://www.ccel.org/l/lake/fathers/polycarp-philippians.htm
http://mb-soft.com/believe/txv/earlychr.htmhttps://owlcation.com/humanities/Who-Was-Polycarp-of-Smyrna